Memahami Apa Itu Dependency (Ketergantungan)

Setiap rangkaian kegiatan yang kita kerjakan, dilakukan berdasar urutan tertentu. Hal ini dilakukan karena ada keterkaitan / ketergantungan (dependencies) antar kegiatan-kegiatan tersebut. Dari berbagai dependencies ini, terdapat 2 jenis ketergantungan yang umum terjadi, yaitu Mandatory Dependencies (Wajib) dan Discretionary Dependencies (Umumnya).

Contoh sederhana adalah rangkaian aktivitas dalam menyeduh teh manis. Ada 3 kegiatan yang kita lakukan dalam rangkaian tersebut, menuangkan air teh, memasukkan gula dan mengaduk. Dari 3 kegiatan tersebut, pada umumnya kita menuangkan air teh terlebih dahulu ke dalam gelas, kemudian memasukkan sejumlah gula dan terakhir mengaduknya. Dari rangkaian tersebut, kegiatan menuangkan air teh terlebih dahulu dengan kegiatan memasukkan gula merupakan discretionary dependencies. Hal ini karena urutan kegiatannya bisa dibalik yaitu memasukkan gula dulu baru kemudian air teh dan hasilnya akan sama.

Namun lain hal nya dengan kegiatan mengaduk. Kegiatan ini mempunyai ketergantungan yang wajib (mandatory dependencies) dan baru bisa dilakukan hanya setelah gula dan air teh sudah dituangkan ke dalam gelas. Karena apabila salah satu dari gula atau air teh belum dituangkan ke dalam gelas, maka kegiatan mengaduk menjadi tidak efektif.

Memahami apa itu Lead (Kegiatan Dipercepat) dan Lag (Kegiatan Ditunda)

Rangkaian kegiatan biasanya dilakukan berdasarkan urutan yang secara umum biasa kita kerjakan. Urutan kegiatan tersebut, pada umumnya adalah satu kegiatan dilakukan terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lain. Urutan ini biasa disebut sebagai Finish to Start (FS). Namun ada kala nya beberapa kegiatan tidak dilakukan sesaat sebelum kegiatan lain selesai. Kegiatan yang mulai dipercepat ini disebut sebagai Lead. Sedangkan apabila kegiatan berikutnya baru dilakukan beberapa saat setelah kegiatan sebelumnya dilakukan, maka waktu tunda tersebut disebut sebagai Lag.

Contoh sederhana adalah rangkaian aktivitas dalam pembuatan teh. Pada saat pembuatan teh, rangkaian kegiatannya antara lain memanaskan air, menaruh teh ke gelas, menuangkan gula, menuangkan air panas ke gelas dan mengaduknya. Urutan kegiatan ini bisa kita lakukan dalam beberapa opsi urutan. Salah satu contoh urutannya memanaskan air => menaruh teh dan gula => menuangkan air panas => mengaduk.

Ada kalanya pada saat memanaskan air, kita tidak menunggu sampai airnya mendidih baru kita menaruh teh dan gula ke gelas. Kita bisa menaruh teh dan gula beberapa saat sebelum airnya mendidih. Hal ini bisa disebut sebagai Lead.

Setelah air dituang dan diaduk, kita tidak bisa langsung menikmati air teh tersebut namun harus menunggu beberapa saat sampai suhu nya agak menurun. Nah waktu tunggu ini disebut sebagai Lag.

avenew
board@avenew.co.id
No Comments

Post A Comment

WhatsApp chat